Rabu, 16 April 2025

Philosophy Class - day 5

 Mengupas Ontologi Dalam Filsafat Ilmu

—9 April 2025


Fifth class of Filsafat Ilmu yang diampu oleh Bapak Prof.Dr.Ngainun Na'im, S.Ag,M.HI. Ini adalah kelas offline pertama setelah libur lebaran. Pada pertemuan kelima ini, kita belajar mengenai 3 cabang filsafat dalam filsafat ilmu, yaitu Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi. Di pertemuan ini, kita akan mengulik tentang "Ontologi" terlebih dahulu.

OntologiOntologi, merupakan cabang filsafat yang membahas tentang hakikat dari ilmu pengetahuan, tentang keberadaannya, kebenarannya, maupun kenyataannya. Pengelompokan ilmu-ilmu pengetahuan seperti ilmu kealaman, ilmu eksakta, ilmu sosisal, maupun ilmu humaniora, merupakan penerapan atau bentuk dari hakikat ilmu yang dibahas oleh "Ontologi". Oleh karena itu, setiap ilmu pasti mempunyai "filsafat" di dalamnya, karena mereka punya keterikatan dan hubungan dengan filsafat.


Sains dan Ilmu Pengetahuan
Jika berbicara tentang ilmu pengetahuan, pasti tidak asing dengan istilah "Sains". Sains sendiri adalah ilmu pengetahuan yang berisi kumpulan tentang alam semesta, yang diperoleh dengan cara ilmiah. Sains mempunyai kedudukan yang tinggi di kehidupan manusia, ia membantu manusia dalam memahami, menjelaskan dan memprediksi segala hal yang terkait dengan alam. Namun agaknya, di dalam budaya masyarakat kita tidak hanya mengandalkan sains untuk menafsirkan fenomena alam, tetapi juga mengenal "Mitos/Local Wisdom". Mitos merupakan kebenaran yang tidak didasarkan/terpaut dengan sains. Ini adalah translator yang digunakan masyarakat kita untuk memahami alam, jauh sebelum bangsa ini tersentuh oleh sains. 

Namun, sebuah mitos bisa saja menjadi sains asal memenuhi 3 syarat berikut ini:
  • Logico (masuk akal)
Sebuah mitos bisa saja menjadi sains, apabila mitos tersebut masuk dinalar atau akal manusia. Contohnya seperti mitos dimasyarakat tentang orang yang keracunan bisa disembuhkan dengan meminum air kelapa. Mitos ini masuk akal karena menurut sains, air kelapa memang memiliki beberapa kandungan seperti Elektrolit, Antioksidan, dan zat-zat lain yang dapat membantu detoksifikasi tubuh.
  • Hipotetico / Hipotesis (dugaan/kesimpulan sementara)
Sesungguhnya hidup manusia penuh dengan hipotesis. Setiap langkah atau tindakan, pasti melibatkan hipotesis di dalamnya. Hipotesis merupakan dugaan sementara yang jawabannya bisa benar atau salah, dan dapat diketahui kebenarannya melalui penelitian.
  • Verifikatif (bisa dibuktikan)
Note: Beberapa cabang ilmu juga lahir dengan melalui tahap-tahap diatas

Selain itu kita juga membahas cara kerja sains. Cara kerja sains, diuraikan menjadi 3 yaitu:

1) Tidak Ada Kejadian Tanpa Sebab
Setiap kejadian/fenomena di muka bumi ini pasti memiliki penyebab, tidak suatu kejadian itu muncul dengan sendirinya. 

2) Secara Teori Menjelaskan Hubungan Sebab Akibat
Di dalam sains, perilaku tertentu akan berakibat pada hal tertentu juga. Contohnya: Indonesia adalah salah satu negara dengan langkah kaki terendah di dunia yaitu 3.513 per hari, jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan rata-rata dunia yaitu 5000 langkah perhari. Fenomena ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti budaya masyarakat kita yang terlalu mengandalkan kendaraan untuk bepergian bahkan untuk jarak yang relatif dekat, pedestrian yang tidak memadai, juga iklim indonesia yang cenderung panas. Sementara itu, konsumsi gula di masyarakat indonesia sangat tinggi, sehingga ini berakibat pada tingginya presentase pengidap Obesitas dan Diabetes di Indonesia.

3) Sains Hanya Memberi Nilai Benar atau Salah. Bukan baik atau buruk, bukan indah atau tidak indah.


Struktur Sains
Struktur sains terbagi dalam 3 cabang ilmu pengetahuan, yaitu:
  1. Ilmu Kealaman. Merupakan ilmu yang mempelajari tentang alam sekitar, termasuk benda-benda alam, peristiwa dan hukum alam. Contoh: Biologi, Fisika, Kimia, Atronomi, Geologi, Meteorologi
  2. Ilmu Sosial. Merupakan ilmu yang mempelajari manusia, perilaku, dan interaksi mereka dalam masyarakat. Contoh: Antropologi, Ekonomi, Sejarah, Hukum, Psikologi, Sosiologi
  3. Ilmu Humaniora. Merupakan ilmu yang mempelajari tentang pemahaman dan analisis mengenai hakikat manusia, kebudayaan, masyarakat. Contoh: Filsafat, lmu Bahasa, Sastra, Seni
  • FUNFACT!!!!
1. Pernah dengar istilah "Antologi"? istilah ini memang sekilas mirip dengan "Ontologi", namun artinya sangat berbeda jauh loooooo......
-Antologi, merupakan buku yang ditulis oleh banyak orang
-Ontologi, merupakan cabang filsafat yang membahas tentang hakikat ilmu
Gimana? beda jauh bukan? soooo jangan sampai terkecoh yaaaa....

2. Semua ilmu pengetahuan yang namanya berakhiran dengan kata "logi", adalah ilmu yang bersifat teori. Contoh: Psikologi, Sosiologi, Geologi, dll





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ngomongin Komunikasi

 Cari Tahu Keterkaitan antara Teori Penetrasi Sosial dan Teori Regulasi Diri Sahabat komunikasi, pernah nggak sih ngerasain fase dimana lagi...